<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>SMPN 3 Kawali</title>
	<atom:link href="http://dededeni.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dededeni.wordpress.com</link>
	<description>Terdepan Dalam Prestasi dan Berakhlaqul Karimah</description>
	<lastBuildDate>Mon, 23 May 2011 14:55:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='dededeni.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>SMPN 3 Kawali</title>
		<link>http://dededeni.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://dededeni.wordpress.com/osd.xml" title="SMPN 3 Kawali" />
	<atom:link rel='hub' href='http://dededeni.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>kiamat 2012</title>
		<link>http://dededeni.wordpress.com/2009/10/26/kiamat-2012/</link>
		<comments>http://dededeni.wordpress.com/2009/10/26/kiamat-2012/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 03:41:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>de2deni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Muhasabah]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dededeni.wordpress.com/?p=107</guid>
		<description><![CDATA[Adanya ramalan bahwa dunia akan berakhir pada tanggal 21 Desember 2012 tentunya tidaklah membuat risau apalagi ketakutan didalam diri seorang mukmin yang mengimani perkara-perkara yang ghaib, yang mengimani bahwa segala sesuatu yang terjadi di alam ini adalah atas kehendak Allah swt dan apabila Dia swt tidak berkehendak maka sesuatu itu tidak akan terjadi. Ramalan akan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dededeni.wordpress.com&amp;blog=7158687&amp;post=107&amp;subd=dededeni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://dededeni.files.wordpress.com/2009/10/bulan.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-106" title="bulan" src="http://dededeni.files.wordpress.com/2009/10/bulan.jpg?w=150&#038;h=108" alt="bulan" width="150" height="108" /></a>Adanya ramalan bahwa dunia akan berakhir pada tanggal 21 Desember 2012 tentunya tidaklah membuat risau apalagi ketakutan didalam diri seorang mukmin yang mengimani perkara-perkara yang ghaib, yang mengimani bahwa segala sesuatu yang terjadi di alam ini adalah atas kehendak Allah swt dan apabila Dia swt tidak berkehendak maka sesuatu itu tidak akan terjadi.<br />
Ramalan akan terjadinya kiamat tahun 2012 itu disandarkan pada penemuan <span id="more-107"></span>beberapa ahli astrolog kuno serta para ahli astronomi modern. Diantara yang menjadi sandaran dari astrolog kuno adalah ;<br />
1. Suku Maya.<br />
Suku yang tinggal di teluk antara Guatemala dan Meksiko ini pada tahun 700 SM—menurut para arkeolog—dianggap memiliki kemajuan didalam perhitungan tentang waktu dan penanggalan. Suku ini memiliki keterikatan yang kuat dengan kepercayaan yang mereka yakini sehingga mereka pun memasukan waktu-waktu peribadahannya didalam pembuatan penanggalannya.<br />
Suku Maya membuat perhitungan bahwa didalam satu tahun terdapat 18 bulan yang setiap bulannya terdiri dari 20 hari dan mereka menambahkan lagi 5 hari untuk peribadahannya sehingga setahun sama dengan 365 hari. Didalam penanggalannya itu mereka pun meramal akan terjadinya berbagai musibah, seperti kelaparan, banjir besar, perubahan iklim hingga berakhirnya bumi yang menurut penanggalan mereka jatuh pada tanggal 21 Desember 2012.<br />
Tanggal 21 Desember 2012 bertepatan dengan tahun 5126 M yaitu tanggal berakhirnya perhitugan panjang mereka yang sudah dimulai sejak tanggal 31 Agustus 3114 SM.<br />
2. Buku-buku ramalan Cina<br />
Seorang penulis yang bernama Fahd Amir al Ahmadi mengatakan bahwa banyak ilmuwan yang bersepakat dengan suku Maya ini akan adanya kejadian besar pada tahun 2012. Di Asia, hal yang sama telah ditunjukkan oleh berbagai buku yang ditulis oleh para astrolog Cina bahwa keturunan Dinasti Chang—yang menguasai Cina sejak tahun 1766 SM—akan berlangsung selama 3778 M (yang bertepatan dengan tahun 2012 M)<br />
3. Nostradamus<br />
Di Perancis juga terdapat ramalan yang dibuat oleh seorang astrolog yang bernama Nostradamus bahwa planet-planet di angkasa akan berantakan pada akhir tahun 2000 yang akan mengakibatkan hancurnya kehidupan setelah 12 tahun.<br />
Sementara diantara para ahli astronomi modern yang mendukung ramalan kiamat tahun 2012 ini adalah :<br />
1. Seorang ilmuwan matematika Jepang yang bernama Haido Itakawa pada tahun 1980 mengatakan bahwa planet-planet matahari akan tersusun didalam satu garis dibelakang matahari—dan kenyataan satu-satunya ini akan mengakibatkan kejadian di angkasa raya yang luar biasa yang bisa menghentikan kehidupan yang ada diatas permukaan bumi pada Agustus 2012.<br />
2. Perihal kiamat tahun 2012 ini juga diberitakan oleh berbagai Jurnal Ilmiah Amerika yang bersumber dari NASA pada beberapa tahun terakhir bahwa teleskop yang diletakkan oleh NASA di ruang angkasa telah menemukan sebuah planet lain yang besarnya hampir sama dengan matahari dan dinamakan Nibiru.<br />
NASA juga memberitakan bahwa planet Nibiru ini memiliki kekuatan magnet yang sangat besar yang hampir sama dengan yang dimiliki matahari sehingga hal yang sangat membahayakan apabila planet ini mendekati orbit peredaran bumi. Dan diperkirakan bahwa planet Nibiru akan mendekati bumi dalam jarak yang memungkinkan bisa disaksikan dengan jelas oleh penduduk Asia Timur pada tahun 2009 bahkan akan memasuki orbit bumi pada tahun 2011 dan seluruh penduduk bumi akan dapat menyaksikannya sehingga ia bagaikan sebuah matahari yang lain. (http://forums.al3almi.net)<br />
Menurut sumber lainnya disebutkan bahwa pada tahun 2012 plenet Nibiru ini akan memasuki bagian dalam dari tata surya kita sehingga menyebabkan gangguan gravitasi.<br />
Namun demikian pendapat diatas juga mendapatkan banyak sanggahan dari para ahli arkeologi maupun astronomi, diantara pendapat mereka :<br />
1. Terkait dengan akhir penanggalan panjang suku Maya maka ada yang mengatakan bahwa kalaulah benar tahun 5126 M yang bertepatan dengan tahun 2012 M adalah tahun berakhirnya penanggalan mereka yang diyakini pula dengan berakhirnya dunia maka bukanlah berarti bahwa dunia ini akan hancur (kiamat) dikarenakan menurut kosmologi suku Maya bahwa bumi diciptakan 5 kali dan dihancurkan 4 kali. Dengan demikian siklus kalender Maya boleh berakhir, namun siklus baru akan kembali berulang.. dan membawa hal baru bagi penghuni bumi. (http://langitselatan.com)<br />
2. Para ahli yang mebantah teori ini mengatakan: “Ramalan2 itu benar2 tidak ada dasarnya sama sekali, apalagi di kebudayaan Maya yang kita kenal,” kata Stephen Houston, profesor antropologi di Brown University, yang adalah juga ahli tulisan hieroglif Maya. “Penggambaran bangsa maya tidak pernah menyebut2 hal ini.” katanya. Bangsa maya melihat bahwa tanggal tersebut adalah tanggal kalender mereka, tapi kemudian mengulang kalender mereka kembali tanpa adanya bencana sama sekali.<br />
3. Sementara mengenai teori planet Nibiru, bantahan yang ada dari seorang ahli di NASA mengatakan &#8220;Kami saja sampai sekarang masih berdebat soal Pluto, tiba2 ada orang yang mengatakan adanya planet Nibiru, dari mana ini? Lucu sekali, kami sampai sekarang belum bisa menemukan planet lain, sudah ada yang menemukan planet Nibiru pula, tanpa ada konfirmasi dari mana berita itu muncul.&#8221; (http://www.kapanlagi.com)<br />
Kiamat Menurut Pandangan Islam<br />
Kiamat merupakan hal ghaib yang harus diimani oleh setiap muslim dan yang hanya diketahui oleh Allah swt saja seperti banyak disebutkan didalam Kitab-Nya maupun Sunnah Nabi saw, diantaranya :<br />
يَسْأَلُونَكَ عَنِ السَّاعَةِ أَيَّانَ مُرْسَاهَا قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِندَ رَبِّي لاَ يُجَلِّيهَا لِوَقْتِهَا إِلاَّ هُوَ ثَقُلَتْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ لاَ تَأْتِيكُمْ إِلاَّ بَغْتَةً يَسْأَلُونَكَ كَأَنَّكَ حَفِيٌّ عَنْهَا قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِندَ اللّهِ وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لاَ يَعْلَمُونَ<br />
Artinya : “Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: &#8220;Bilakah terjadinya?&#8221; Katakanlah: &#8220;Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku; tidak seorangpun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. kiamat itu Amat berat (huru haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba&#8221;. mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah: &#8220;Sesungguhnya pengetahuan tentang bari kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak Mengetahui&#8221;. (QS. Al A’raf : 187)<br />
Ibnu Katsir mengatakan bahwa firman Allah,”Katakanlah:’Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku; tidak seorangpun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia.” Adalah perintah Allah swt kepada nabi-Nya saw apabila beliau saw ditanya tentang waktu terjadinya kiamat maka hendaklah beliau saw mengembalikan pengetahuan tentang itu kepada Allah swt. Sesungguhnya Dia lah yang menjelaskan waktu kedatangannya atau mengetahui kejelasan perkara itu dan kapan kepastian waktunya. (Tafsir Ibnu Katsir juz III hal 518)<br />
يَسْأَلُكَ النَّاسُ عَنِ السَّاعَةِ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِندَ اللَّهِ وَمَا يُدْرِيكَ لَعَلَّ السَّاعَةَ تَكُونُ قَرِيبًا<br />
Artinya : “Manusia bertanya kepadamu tentang hari berbangkit. Katakanlah: &#8220;Sesungguhnya pengetahuan tentang hari berbangkit itu hanya di sisi Allah&#8221;. dan tahukah kamu (hai Muhammad), boleh Jadi hari berbangkit itu sudah dekat waktunya.” (QS. Al Ahzab : 63)<br />
Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar ra bahwasanya Rasulullah saw bersabda,”Kunci-kunci ghaib itu lima,’Sesungguhnya hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang hari kiamat, dan Dia-lah yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada didalam rahim. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok, dan tiada yang seorangpun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” (HR. Bukhori)<br />
Al Qurthubi menyebutkan pendapat Ibnu Abbas yang mengatakan bahwa kelima kunci-kunci ghaib tersebut tidaklah ada yang mengetahuinya kecuali Allah swt. Hal itu juga tidak diketahui oleh para malaikat, para Nabi yang diutus. Maka barangsiapa yang menganggap bahwa dirinya mengetahui sesuatu tentang itu semua maka orang itu telah mengingkari Al Qur’an dikarenakan ia telah menyalahinya. (Al Jami Li Ahkamil Qur’an juz XIV hal 400)<br />
Dan juga jawaban Rasulullah saw ketika ditanya oleh Malaikat Jibril tentang kapan terjadinya kiamat maka beliau saw besabda,”Orang yang ditanya tidak lebih mengetahui daripada yang bertanya.” (HR. Muslim) Hadits tersebut menjelaskan bahwa diri Rasulullah saw dan juga orang yang bertanya (Jibril) tidaklah mengetahui tentang waktu terjadinya kiamat.<br />
Syeikh Yusuf al Qaradhawi pernah ditanya tentang akan hancurnya alam ini pada tahun 2012 ?! Beliau menjawab bahwa ini termasuk pembicaraan tentang sesuatu yang akan datang, menerobos tabir masa yang akan datang, menyingkap apa-apa yang mungkin terjadi pada anda besok atau lusa, dan itu semua tidaklah ada yang mengetahuinya kecuali Allah swt.<br />
وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ مَّاذَا تَكْسِبُ غَدًا<br />
Artinya : “Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok.” (QS. Luqman : 34)<br />
Seseorang mungkin mengetahui sesuatu dengan berbagai indikatornya akan tetapi hal itu hanyalah sebatas dugaan bukanlah kepastian.<br />
وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ بِأَيِّ أَرْضٍ تَمُوتُ<br />
Artinya : “dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati.” (QS. Luqman : 34)<br />
Sebagaimana diungkapkan seorang penyair :<br />
Kami menjalani apa-apa yang telah dituliskan atas kami<br />
Dan telah dituliskan pula atasnya untuk dia jalani<br />
Dan barangsiapa yang telah dituliskan kematiannya di suatu tempat<br />
Maka tidaklah dia akan mati di tempat yang lainnya.<br />
Allah lah yang mengetahui kebenaran hakikinya bahkan terhadap berbagai penafsiran tentang alam semesta ini, perkembangan alam maupun kehidupan yang seluruhnya merupakan teori-teori, sepertihalnya teori ledakan besar, teori ini dan itu. Dan sebagaimana sebuah teori maka ada pula sebagian ilmuwan lainnya yang melakukan penyanggahan terhadapnya dengan berbagai teori lainnya dan begitulah selanjutnya.<br />
Adapun hakekat kebenarannya didalam permasalahan ini tidaklah ada yang mengetahuinya kecuali Allah swt sebagaimana disebutkan didalam Al Qur’an. (www.qaradawi.net)<br />
Wallahu A’lam</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dededeni.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dededeni.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dededeni.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dededeni.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dededeni.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dededeni.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dededeni.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dededeni.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dededeni.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dededeni.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dededeni.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dededeni.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dededeni.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dededeni.wordpress.com/107/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dededeni.wordpress.com&amp;blog=7158687&amp;post=107&amp;subd=dededeni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dededeni.wordpress.com/2009/10/26/kiamat-2012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ea6a1f1656c8af96ca380ef6d64cfc4a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">de2deni</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dededeni.files.wordpress.com/2009/10/bulan.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">bulan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Percaya Diri atau Sombong</title>
		<link>http://dededeni.wordpress.com/2009/10/26/percaya-diri-atau-sombong/</link>
		<comments>http://dededeni.wordpress.com/2009/10/26/percaya-diri-atau-sombong/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 02:37:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>de2deni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kajian Muslim]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dededeni.wordpress.com/?p=90</guid>
		<description><![CDATA[Masih ada salah pengertian antara beda makna percaya diri dan sombong. Apa yang menjadi perbedaan antara percaya diri dan sombong? Apakah orang sombong itu menunjukan kepercayaan diri yang tinggi atau justru lemah? Apakah orang yang memiliki cita-cita melebihi cita-cita kita bisa disebut sombong? Pertanyaan ini perlu dijawab dengan tuntas agar kita terhindar dari sikap sombong, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dededeni.wordpress.com&amp;blog=7158687&amp;post=90&amp;subd=dededeni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Masih ada salah pengertian antara beda makna percaya diri dan sombong. Apa yang menjadi perbedaan antara percaya diri dan sombong? Apakah orang sombong itu menunjukan kepercayaan diri yang tinggi atau justru lemah? <span id="more-90"></span>Apakah orang yang memiliki cita-cita melebihi cita-cita kita bisa disebut sombong? Pertanyaan ini perlu dijawab dengan tuntas agar kita terhindar dari sikap sombong, tetapi bisa meraih manfaat percaya diri.<em>Sesungguhnya surat itu, dari Sulaiman dan sesungguhnya (isi) nya: “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Bahwa janganlah kamu sekalian berlaku sombong terhadapku dan datanglah kepadaku sebagai orang-orang berserah diri</em>“. <strong>(QS.An Naml:30-31)</strong> <em>Dari Iyadl Ibnu Himar Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Sesungguhnya Allah telah mewahyukan kepadaku agar kalian merendahkan diri, sehingga tidak ada seorang pun menganiaya orang lain dan tidak ada yang bersikap sombong terhadap orang lain.”</em><em> </em><strong>(HR.Riwayat Muslim.)</strong> Dari ayat dan hadits di atas, ada satu kata yang mengikuti kata sombong, yaitu terhadap… Artinya kata sombong bersifat komparatif, yaitu membandingkan dengan orang (makhluq) lainnya. Artinya kesombongan bermakna dalam hal merasa lebih tinggi, lebih baik, atau lebih lainnya dengan orang atau makhluq lainnya. Dia merasa lebih hebat daripada orang lain. Bahkan banyak yang merasa lebih hebat dibanding Nabi, sehingga tidak mendengar apa yang dikatakan oleh para Nabi.  Jika sombong lebih kepada membandingkan dengan orang lain, maka percaya diri justru sebaliknya. Percaya diri lebih berfokus pada kesamaan antara manusia. Orang akan percaya diri jika dia merasa sama dengan orang lain. Merasa memiliki perbedaan, justru akan menimbulkan sikap negatif. Merasa lebih rendah disebut rendah diri. Sementara orang yang merasa lebih baik disebut sombong.  Rendah diri ada yang positif dan ada yang negatif. Rendah diri dihadapan Allah adalah rendah diri yang positif, sementara rendah diri di hadapan manusia adalah perbuatan tercela. Tidak ada makhluq yang lebih mulia di sisi Allah, kecuali karena ketaqwaanya. Artinya manusia itu sama, sehingga yang menentukan nanti di akhirat hanyalah ketaqwaanya. Bukan pangkat, pendidikan, jabatan, dan harta kekayaan. Kita tidak perlu merasa rendah diri dihadapan siapa pun, kecuali di hadapan Allah.  Justru, jika kita yakin bahwa kita sama dengan orang lain, akan muncul suatu sikap percaya diri. Jika orang lain bisa melakukan hal yang luar biasa, maka Anda pun bisa melakukannya. Teknologi NLP sudah banyak menunjukan bahwa kita bisa melakukan apa pun yang kita ingin lakukan. Apa lagi jika sudah ada orang lain yang pernah melakukannya. Yang seringkali menghambat kita untuk melakukan hal yang sama dengan orang lain, karena justru pikiran kita sendiri. Atau apa yang kita lakukan, belum sama dengan orang lain.  Intinya, kepercayaan diri menganut prinsip kesamaan antara kita dengan orang lain. Allah menciptakan manusia sama dengan segala potensinya. Jika kita seolah tidak bisa melakukan apa yang dilakukan oleh orang lain, sesungguhnya karena kita belum tahu caranya secara akurat. Mungkin kita baru melakukannya sebagian. Namun disayangkan, kita sering terburu-buru mengubur potensi diri kita sendiri.  Saat ada orang lain yang memiliki cita-cita tinggi. Bahkan jauh lebih tinggi dibanding keyakinan kita. Anda tidak perlu menyebutnya sombong. Anda sendiri bisa memiliki cita-cita dan kemampuan untuk meraihnya seperti orang lain. Yang Anda perlukan ialah bagaimana memompa pikiran Anda agar memiliki keyakinan yang sama dengan orang lain. Jadi, sebelum mengatakan orang lain sombong, mungkin kitanya yang rendah diri.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dededeni.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dededeni.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dededeni.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dededeni.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dededeni.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dededeni.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dededeni.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dededeni.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dededeni.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dededeni.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dededeni.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dededeni.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dededeni.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dededeni.wordpress.com/90/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dededeni.wordpress.com&amp;blog=7158687&amp;post=90&amp;subd=dededeni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dededeni.wordpress.com/2009/10/26/percaya-diri-atau-sombong/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ea6a1f1656c8af96ca380ef6d64cfc4a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">de2deni</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Alamat BLOG Siswa</title>
		<link>http://dededeni.wordpress.com/2009/05/16/alamat-blog-siswa/</link>
		<comments>http://dededeni.wordpress.com/2009/05/16/alamat-blog-siswa/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 May 2009 03:26:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>de2deni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog Siswa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dededeni.wordpress.com/?p=79</guid>
		<description><![CDATA[Bagi kalian yang ingin mengetahui wajah dan alamat teman kalian tinggal klik aja http://bandit2008-2009.blogspot.com http://all-akatsuki.blogspot.com http://barticbrav.blogspot.com http://barticmania.blogspot.com http://kelompok-jepi.blogspot.com/ http://edismardian.blogspot.com http://herikuswaw.blogspot.com nanti di update lagi&#8230;&#8230;.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dededeni.wordpress.com&amp;blog=7158687&amp;post=79&amp;subd=dededeni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi kalian yang ingin mengetahui wajah dan alamat teman kalian tinggal klik aja</p>
<p><a href="http://bandit2008-2009.blogspot.com">http://bandit2008-2009.blogspot.com </a><a href="http://all-akatsuki.blogspot.com/" target="_blank"> http://all-akatsuki.blogspot.com</a><a href="http://barticbrav.blogspot.com/" target="_blank"> http://barticbrav.blogspot.com</a><a href="http://www.barticmania.blogspot.com/" target="_blank"> http://barticmania.blogspot.com </a><a href="http://kelompok-jepi.blogspot.com/" target="_blank">http://kelompok-jepi.blogspot.com/ </a><a href="http://edismardian.blogspot.com/" target="_blank">http://edismardian.blogspot.com </a><a href="http://herikuswaw.blogspot.com/" target="_blank">http://herikuswaw.blogspot.com</a></p>
<p>nanti di update lagi&#8230;&#8230;.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dededeni.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dededeni.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dededeni.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dededeni.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dededeni.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dededeni.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dededeni.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dededeni.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dededeni.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dededeni.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dededeni.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dededeni.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dededeni.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dededeni.wordpress.com/79/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dededeni.wordpress.com&amp;blog=7158687&amp;post=79&amp;subd=dededeni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dededeni.wordpress.com/2009/05/16/alamat-blog-siswa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ea6a1f1656c8af96ca380ef6d64cfc4a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">de2deni</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jilbab Buka-tutup</title>
		<link>http://dededeni.wordpress.com/2009/05/10/jilbab-buka-tutup/</link>
		<comments>http://dededeni.wordpress.com/2009/05/10/jilbab-buka-tutup/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 May 2009 02:02:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>de2deni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kajian Muslimah]]></category>
		<category><![CDATA[jilbab]]></category>
		<category><![CDATA[muslimah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dededeni.wordpress.com/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[Di sebuah resepsi pernikahan mewah seorang bos , seorang wanita menyapa saya. Sejenak, saya tertegun menatap wajah wanita yang mengenakan gaun malam ketat dengan belahan rendah di bagian dada itu. Sepertinya, saya mengenali wanita tersebut. Perlu waktu sekitar satu menit sebelum saya benar-benar mengenalinya. Anita-sebutlah demikian- adalah teman satu kantor tetapi beda divisi. Saya shock [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dededeni.wordpress.com&amp;blog=7158687&amp;post=27&amp;subd=dededeni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://dededeni.files.wordpress.com/2009/05/jilbab.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-28" title="jilbab" src="http://dededeni.files.wordpress.com/2009/05/jilbab.jpg?w=90&#038;h=121" alt="jilbab" width="90" height="121" /></a>Di sebuah resepsi pernikahan mewah seorang bos , seorang wanita menyapa saya. Sejenak, saya tertegun menatap wajah wanita yang mengenakan gaun malam ketat dengan belahan rendah di bagian dada itu. Sepertinya, saya mengenali wanita tersebut. Perlu waktu sekitar satu menit sebelum saya benar-benar mengenalinya. Anita-sebutlah demikian- adalah teman satu kantor tetapi beda divisi. Saya shock sekali melihat penampilan Anita malam itu. Pasalnya, saya terbiasa melihat dia di kantor sehari-hari dengan jilbab. Saat itu saya hanya bisa terpana dan tertegun, sedangkan Anita dengan santai dan senyum berlalu dari hadapan saya untuk menyapa tamu-tamu undangan yang lain. Masih penuhi oleh rasa terkejut dan penasaran, saya kemudian mencari teman kantor yang lain dan menceritakan perihal Anita. Teman saya itu menjawab,”Oh, Anita memang seperti itu. Buka-tutup. Kalau ke pesta, atau habis dari salon, dia gak pakai jilbab.” Hmm…<span id="more-27"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kasus II</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sari-bukan nama sebenarnya-seorang gadis berjilbab berterus terang kepada saya bahwa dia tidak memakai jilbab jika sedang ‘jalan’ dengan seorang lelaki yang menjadi pacarnya. Mendengar pengakuannya, alis saya terangkat dan kening saya berkerut. “Loh kok begitu ? Memangnya kenapa harus buka jilbab. Pacaran saja sudah di larang, ini kok ditambah buka-buka aurat?” Tanya saya. Ternyata, Sari merasa jilbab membuatnya merasa terlihat lebih tua. “Gue kan malu, Wi. Umur gue kan emang lebih tua dari cowok gue, yaah….Cuma beda beberapa bulan aja sih. Kalau gue jalan sama dia pakai jilbab, gue keliatan makin tambah tuir. Lebih bebas tanpa jilbab. Kata cowok gue, gue keliatan kaya anak SMA, ABG gitu loooh…Lagian, cowok gue lebih suka gue lepas jilbab kalau lagi sama dia….begitu, jeung…!” o…o….w</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kasus III</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Mba Yani-juga nama samaran- teller sebuah bank swasta mengeluh kepada saya bahwa dia belum diperbolehkan memakai jilbab. Padahal dia sudah naik haji tahun lalu dan ingin sekali menutup auratnya dengan sempurna. Saya heran. Ah, masa sih ? Padahal kan sudah banyak bank yang pegawai wanitanya memakai jilbab bukan hanya di bank-bank Syariah. “Yah, gak tau deh. Yang pasti di Bank Panin belum boleh pakai jilbab. Jadi, sementara ini solusi buat saya adalah buka-tutup. Berangkat pakai jilbab, selama jam kerja lepas jilbab, nanti pulang dipakai lagi.” Tuturnya. Kasus Mba Yani ini sama dengan seorang Cleaning Service yang sempat mengobrol dengan saya. “Mba sih, enak. Gak masalah kerja pakai jilbab. Kalau di tempat saya, belum boleh tuh ! Pilihannya, buka jilbab pas lagi kerja atau cari kerja di tempat lain.”</p>
<p style="text-align:justify;">Tiga kasus di atas membuat saya merenung sejenak.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada kasus Anita dan Sari, apa sih yang menjadi alasan kuat mereka untuk melepaskan kain penutup kepala itu ? Rasanya, tidak ada. Mereka tidak di larang oleh pihak perusahaan tempat mereka bekerja untuk memakai jilbab seperti Mba Yani dan gadis Cleaning Service. Mungkin yang harus di tanyakan kepada mereka adalah apa yang menjadi dasar ketika mereka memutuskan untuk memakai jilbab.</p>
<p style="text-align:justify;">Dasar yang utama adalah perintah Allah dalam Alquran.<br />
<em>“Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: &#8220;Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka&#8221;. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha penyayang”.</em> (QS 33:59)</p>
<p style="text-align:justify;">“Katakanlah kepada wanita yang beriman: <em>&#8220;Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertobatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.”</em>(QS 24:31)</p>
<p style="text-align:justify;">Jilbab bukan sekedar mode sesaat yang dipakai jika sedang ‘trend’ dan di lepas jika sudah tidak ‘nge-trend’ lagi. Jilbab adalah kewajiban bagi seorang wanita muslim yang telah baliqh. Andrea Hirata menulis di salah satu bukunya, Sang Pemimpi “Bagiku jilbab adalah piagam kemenangan gilang gemilang, kemenangan terbesar bagi seorang perempuan Islam atas dirinya, atas imannya dan atas dunia.”</p>
<p style="text-align:justify;">Jilbab adalah identitas wanita Islam, mahkota yang harus di junjung tinggi. Jika seorang wanita telah memutuskan untuk berjilbab, maka ia harus siap dengan segala konsekuensinya. Siap menjaga sikap dan perilakunya. Sebab, jika seorang wanita berjilbab melakukan hal-hal yang tidak semestinya, maka yang dituding bukan hanya diri wanita itu, tetapi jilbab dan Islam. Contohnya, jika seorang wanita berjilbab merokok di tempat umum, maka masyarakat akan berkata “Kok pakai jilbab merokok ?” Jilbab dan Islam mendapat kesan negatif. Terlepas dari segala argument tentang hak asasi seseorang untuk bebas melakukan apapun sepanjang tidak mengganggu kepentingan orang lain, wanita yang telah memutuskan untuk berjilbab hendaknya menjaga adab perilaku.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk kasus buka-tutup yang diuraikan di atas, saya berpendapat bahwa sebaiknya mereka –kaum muslimah- meluruskan niat, membekali diri dengan pemahaman dan ilmu yang cukup terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk memakai jilbab. Karena bagi saya, detik saat memutuskan untuk memakai jilbab sama seperti membeli <em>‘one way ticket’</em>. Maksudnya, tidak bisa berjalan mundur kembali. Dalam hal ini tidak ada alasan untuk menanggalkan jilbab kecuali pada mereka yang memang muhrimnya. Untuk yang ‘terpaksa’ buka-tutup jilbab karena alasan ekonomi, maka perbanyaklah mencari ilmu untuk mempertebal keyakinan bahwa rejeki itu sudah di atur-NYA. Tidak mungkin Allah mempersempit rejeki karena kita menjalankan apa-apa yang diperintahkan-NYA.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya bukanlah seorang ‘jilbaber’-jilbab super lebar dan gamis gombrong- namun saya terus belajar untuk meluruskan niat, memperkuat iman , mempertebal keyakinan dan memperbaiki diri.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya juga tidak berani<em> ‘nge-judge’’ </em>bahwa mereka yang memakai jilbab’biasa’ tidak sebaik mereka yang berjilbab lebar dan gamis. Sebab hanya Allah yang Maha Tahu dan berhak menilai masing-masing orang.<em> “Don’t judge a book by its cover”</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dededeni.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dededeni.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dededeni.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dededeni.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dededeni.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dededeni.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dededeni.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dededeni.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dededeni.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dededeni.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dededeni.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dededeni.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dededeni.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dededeni.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dededeni.wordpress.com&amp;blog=7158687&amp;post=27&amp;subd=dededeni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dededeni.wordpress.com/2009/05/10/jilbab-buka-tutup/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ea6a1f1656c8af96ca380ef6d64cfc4a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">de2deni</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dededeni.files.wordpress.com/2009/05/jilbab.jpg?w=112" medium="image">
			<media:title type="html">jilbab</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Memaknai Kehilangan</title>
		<link>http://dededeni.wordpress.com/2009/05/09/memaknai-kehilangan/</link>
		<comments>http://dededeni.wordpress.com/2009/05/09/memaknai-kehilangan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 09 May 2009 05:59:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>de2deni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Muhasabah]]></category>
		<category><![CDATA[Muslim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dededeni.wordpress.com/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[Najib- nama samaran-, salah seorang teman saya rumahnya kecuriaan. Hp-nya yang masih baru dan berharga mahal hilang, begitu juga dengan teman-teman yang serumah dengannya juga kehilangan uang dan hp. Kehilangan hp membuat Najib begitu panik, marah, kesal, jengkel, mencurigai beberapa orang dan membuatnya selalu tidak tenang. Sangat sulit bagi dirinya untuk mengikhlaskan hp mahal tersebut. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dededeni.wordpress.com&amp;blog=7158687&amp;post=24&amp;subd=dededeni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://dededeni.files.wordpress.com/2009/05/hilang.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-25" title="hilang" src="http://dededeni.files.wordpress.com/2009/05/hilang.jpg?w=134&#038;h=90" alt="hilang" width="134" height="90" /></a>Najib- nama samaran-, salah seorang teman saya rumahnya kecuriaan. Hp-nya yang masih baru dan berharga mahal hilang, begitu juga dengan teman-teman yang serumah dengannya juga kehilangan uang dan hp.</p>
<p style="text-align:justify;">Kehilangan hp membuat Najib begitu panik, marah, kesal, jengkel, mencurigai beberapa orang dan membuatnya selalu tidak tenang. Sangat sulit bagi dirinya untuk mengikhlaskan hp mahal tersebut. Bahkan ia mengatakan, &#8220;Kalau sampai saya tahu siapa yang mengambilnya, saya pasti akan menghabisinya!&#8221;<span id="more-24"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Hasan-bukan nama sebenarnya-, juga saya temukan dalam keadaan sedih dan murung. Bahkan saya melihat ada bekas tetes air mata di pipinya. Namun ia nampak agak tenang. Ia juga kehilangan hp dan uang sebesar 400 Le. Saya berkata padanya, &#8220;Sudahlah akhi, bersabar! Insya Allah, Allah akan memberi ganti yang lebih baik.&#8221; Dengan tenang ia menjawab, &#8220;Akhi saya bersedih bukan karena kehilangan hp dan uang, tapi saya bersedih karena tadi malam saya ketiduran, saya merasa sangat rugi, saya tidak bisa shalat tahajud dan sahur.&#8221; Mendengar jawaban Hasan sayapun terkejut, merasa kagum dan takjub.</p>
<p style="text-align:justify;">Diantara kita barangkali pernah mengalami kehilangan sesuatu berharga yang kita miliki, cintai dan sayangi. Mungkin ada yang pernah kehilangan uang, hp, buku, mobil, orang yang kita cintai, sayangi dan lainnya. Apakah perasaan yang muncul dalam hati kita? Mungkin kita semua sepakat, bahwa kita akan bersedih walaupun tingkat kesedihan itu berbeda diantara kita. Ketika sesuatu yang hilang itu begitu sangat berharga, kesedihan yang kita rasakan semakin kuat dan besar. Dan terkadang kesedihan itu membuat kita lupa pada nikmat yang masih kita miliki. Atau salah seorang teman dekat kita mengalami kehilangan, kita juga ikut bersedih dan merasakan apa yang ia rasakan.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun, pernahkan suatu kali kita merasa bersedih ketika hilang kesempatan untuk membaca Alquran, terlambat shalat berjama&#8217;ah, atau kehilangan dzauq di hati ketika mendengar bacaan Alquran sehingga hati sulit untuk tersentuh?</p>
<p style="text-align:justify;">Ketika dunia begitu kita cintai, sehingga rasa cinta itu memenuhi hati kita, maka ketika dunia yang kita cintai itu hilang dari kita, seakan kita tertimpa musibah besar. Sedang dunia dan isinya hanya bersifat sementara, tidak ada yang kekal dan yang akan kita bawa sampai ke akhirat. Laptop, hp, mobil mewah, istana megah, bahkan istri cantik yang kita milki, anak-anak yang menawan tidak akan bisa kita bawa ke dalam kubur. Semua itu akan kita tinggalkan ketika ajal telah datang.</p>
<p style="text-align:justify;">Para pecinta akhirat berusaha mengeluarkan ketergantungan pada dunia dari hati mereka. Karenanya ketika mereka mendapat kenikmatan dunia mereka tidak terlalu berbangga dan bahagia, dan begitu juga ketika mereka kehilangan dunia, tidak merasakan kesedihan yang mendalam.</p>
<p style="text-align:justify;">Sesungguhnya kebahagiaan orang beriman adalah dalam ketaatan pada perintah Allah swt dan kesedihan mereka ketika terlewatkan satu saat waktu dalam kelalaian dari perintah Allah swt.</p>
<p style="text-align:justify;">Mari kita bertanya pada diri kita, adakah kita bersedih, ketika begitu jarangnya mengingat Allah? Bersedih karena tidak bisa banyak membaca Alquran, bersedih karena tidak bisa berjamaah di mesjid, bersedih karena tidak bisa shalat tahajud, bersedih karena tidak bisa bersedekah dan membantu saudara yang kesulitan, bersedih karena telah berbuat dosa dan maksiat pada Allah? Adakah kita bersedih karena banyaknya kesempatan kebaikan yang terlewatkan?</p>
<p style="text-align:justify;">Adakah kita bersedih ketika teman belum shalat atau sering lalai dan suka meninggalkan shalat, tidak berpuasa, berbuat dosa dan kemaksiatan?</p>
<p style="text-align:justify;">Ataukah kita hanya berbahagia ketika kita sudah punya uang yang banyak, rumah yang megah, mobil mewah, gaji yang besar, jabatan yang tinggi, terpandang di masyarakat dan lainnya, dan bersedih ketika semua itu hilang dari diri kita?</p>
<p style="text-align:justify;">Kepada apa dan siapakah hati kita selama ini kita gantungkan? Apakah kepada dunia yang akan kita tinggalkan ataukah kepada Allah swt yang kekal yang tidak pernah menyia-nyiakan hamba-Nya?</p>
<p style="text-align:justify;">Islam adalah nikmat terbesar yang Allah berikan pada manusia. Nikmat yang tidak ada bandingannya dengan dunia dan segala isinya bahkan dengan jagat raya ini. Allah tidak melihat manusia pada apa yang dimilikinya dari dunia, pada wajahnya yang cantik dan menawan, badan yang gagah dan tegap, pakaian yang mahal, mobil yang mewah, rumah yang besar, jabatan yang tinggi, gelar doktor, profesor dan lainnya. Namun, Allah melihat pada hati hamba-Nya. Adakah hati itu cinta, berserah dan ikhlas pada Allah. Adakah hati selalu patuh pada perintah Allah dan adakah hati itu jujur pada Allah. Dan adakah hamba tersebut senantiasa beramal sesuai dengan yang Allah perintahkan.</p>
<p style="text-align:justify;">Harta yang berlimpah tidak akan bisa menebus dosa di akhirat kelak. Hari dimana tidaklah bermanfaat harta dan anak anak yang dicintai. Kecuali yang datang pada Allah dalam keadaan hati yang selamat ( qalbun salim ).</p>
<p style="text-align:justify;">Karenanya tidak perlu berbangga dengan harta, jabatan dan kemewahan yang dimiliki kalau Allah memandang kita dengan pandangan hina. Dan juga tidak usah bersedih dengan kemiskinan yang kita alami kalau dengan demikian kita menjadi mulia dalam pandangan Allah. Yang paling utama adalah kondisi hati dan amalan kita di hadapan Allah swt.</p>
<p style="text-align:justify;">Betapa banyak orang menjual agama mereka untuk mendapatkan keuntungan dan kesenangan dunia yang sesaat. Mereka menggadaikan akhirat yang kekal.</p>
<p style="text-align:justify;">Mari kita jujur, ketika laptop dan hp yang kita miliki dicuri dan ketika kita tidak bisa shalat pada waktu malam atau dua rakaat pada waktu fajar, manakah yang lebih besar rasa kehilangan kita?</p>
<p style="text-align:justify;">Rasulullah saw bersabda: Dua rakaat fajar lebih baik dari dunia dan segala isinya (HR. Muslim ) dalam riwayat lain: Sesungguhnya lebih aku cintai dari dunia dan segala isinya.&#8221;</p>
<p>Hal ini bukan berarti dunia kita tinggalkan, tapi ambillah dari dunia apa yang kita perlukan untuk akhirat yang kekal dan jangan kita masukkan kecintaan pada dunia ke dalam hati, karena hal itu akan membuat hati kita akan selalu tidak pernah tenang, tidak pernah merasa puas dan selalu gelisah. Karena hati sesungguhnya Allah ciptakan untuk diisi dengan cinta pada Allah, berzikir, membaca Alquran dan berbuat amal kebaikan lainnya. Karena hal itulah yang akan menjadikan hati selalu tenang, bahagia, tentram dan menentramkan.</p>
<p style="text-align:justify;">Firman Allah swt, &#8220;Katakanlah, &#8216;Jika bapak-bapakmu, anak-anakmu, saudara-saudaramu, istri-istrimu, keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perdagangan yang kamu khawatirkan kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai lebih kamu cintai dari pada Allah dan rasul-Nya serta dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik.&#8221; ( Attaubah[9]: 24 ).<br />
Semoga bermanfaat dan bisa menjadi renungan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dededeni.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dededeni.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dededeni.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dededeni.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dededeni.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dededeni.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dededeni.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dededeni.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dededeni.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dededeni.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dededeni.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dededeni.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dededeni.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dededeni.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dededeni.wordpress.com&amp;blog=7158687&amp;post=24&amp;subd=dededeni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dededeni.wordpress.com/2009/05/09/memaknai-kehilangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ea6a1f1656c8af96ca380ef6d64cfc4a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">de2deni</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dededeni.files.wordpress.com/2009/05/hilang.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">hilang</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Arti Kehidupan</title>
		<link>http://dededeni.wordpress.com/2009/05/08/arti-kehidupan/</link>
		<comments>http://dededeni.wordpress.com/2009/05/08/arti-kehidupan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 May 2009 04:13:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>de2deni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dededeni.wordpress.com/?p=42</guid>
		<description><![CDATA[Alkisah, seorang pemuda mendatangi orang tua bijak yang tinggal di sebuah desa yang begitu damai. Setelah menyapa dengan santun, si pemuda menyampaikan maksud dan tujuannya. &#8220;Saya menempuh perjalanan jauh ini untuk menemukan cara membuat diri sendiri selalu bahagia, sekaligus membuat orang lain selalu gembira.&#8221; Sambil tersenyum bijak, orang tua itu berkata, &#8220;Anak muda, orang seusiamu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dededeni.wordpress.com&amp;blog=7158687&amp;post=42&amp;subd=dededeni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:verdana,geneva;"><a href="http://dededeni.files.wordpress.com/2009/05/motivasi.gif"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-44" title="motivasi" src="http://dededeni.files.wordpress.com/2009/05/motivasi.gif?w=90&#038;h=111" alt="motivasi" width="90" height="111" /></a>Alkisah, seorang pemuda mendatangi orang tua bijak yang tinggal di sebuah desa yang begitu damai. Setelah menyapa dengan santun, si pemuda menyampaikan maksud dan tujuannya. &#8220;Saya menempuh perjalanan jauh ini untuk menemukan cara membuat diri sendiri selalu bahagia, sekaligus membuat orang lain selalu gembira.&#8221;<br />
Sambil tersenyum bijak, orang tua itu berkata, &#8220;Anak muda, orang seusiamu punya keinginan begitu, sungguh tidak biasa. Baiklah, untuk memenuhi keinginanmu, paman akan memberimu empat kalimat. Perhatikan baik-baik ya&#8230;&#8221;<span id="more-42"></span><br />
&#8220;Pertama, anggap dirimu sendiri seperti orang lain!&#8221; Kemudian, orang tua itu bertanya, &#8220;Anak muda, apakah kamu mengerti kalimat pertama ini? Coba pikir baik-baik dan beri tahu paman apa pengertianmu tentang hal ini.&#8221;<br />
Si pemuda menjawab, &#8220;Jika bisa menganggap diri saya seperti orang lain, maka saat saya menderita, sakit dan sebagainya, dengan sendirinya perasaan sakit itu akan jauh berkurang. Begitu juga sebaliknya, jika saya mengalami kegembiraan yang luar biasa, dengan menganggap diri sendiri seperti orang lain, maka kegembiraan tidak akan membuatku lupa diri. Apakah betul, Paman?&#8221;<br />
Dengan wajah senang, orang tua itu mengangguk-anggukkan kepala dan melanjutkan kata-katanya. &#8220;Kalimat kedua, anggap orang lain seperti dirimu sendiri!&#8221;<br />
Pemuda itu berkata, &#8221; Dengan menganggap orang lain seperti diri kita, maka saat orang lain sedang tidak beruntung, kita bisa berempati, bahkan mengulurkan tangan untuk membantu. Kita juga bisa menyadari akan kebutuhan dan keinginan orang lain. Berjiwa besar serta penuh toleransi. Betul, Paman?&#8221;<br />
Dengan raut wajah makin cerah, orang tua itu kembali mengangguk-anggukkan kepala. Ia berkata, &#8220;Lanjut ke kalimat ketiga. Perhatikan kalimat ini baik-baik, anggap orang lain seperti mereka sendiri!&#8221;<br />
Si anak muda kembali mengutarakan pendapatnya, &#8220;Kalimat ketiga ini menunjukkan bahwa kita harus menghargai privasi orang lain, menjaga hak asasi setiap manusia dengan sama dan sejajar. Sehingga, kita tidak perlu saling menyerang wilayah dan menyakiti orang lain. Tidak saling mengganggu. Setiap orang berhak menjadi dirinya sendiri. Bila terjadi ketidakcocokan atau perbedaan pendapat, masing-masing bisa saling menghargai.&#8221;<br />
Kata orang tua itu, &#8220;Bagus, bagus sekali! Nah, kalimat keempat: anggap dirimu sebagai dirimu sendiri! Paman telah menyelesaikan semua jawaban atas pertanyaanmu. Kalimat yang terakhir memang sesuatu yang sepertinya tidak biasa. Karena itu, renungkan baik-baik.&#8221;<br />
Pemuda itu tampak kebingungan. Katanya, &#8220;Paman, setelah memikirkan keempat kalimat tadi, saya merasa ada ketidakcocokan, bahkan ada yang kontradiktif. Bagaimana caranya saya bisa merangkum keempat kalimat tersebut menjadi satu? Dan, perlu waktu berapa lama untuk mengerti semua kalimat Paman sehingga aku bisa selalu gembira dan sekaligus bisa membuat orang lain juga gembira?&#8221;<br />
Spontan, orang tua itu menjawab, &#8220;Gampang. Renungkan dan gunakan waktumu seumur hidup untuk belajar dan mengalaminya sendiri.&#8221;<br />
Begitulah, si pemuda melanjutkan kehidupannya dan akhirnya meninggal. Sepeninggalnya, orang-orang sering menyebut namanya dan membicarakannya. Dia mendapat julukan sebagai: &#8220;Orang bijak yang selalu gembira dan senantiasa menularkan kegembiraannya kepada setiap orang yang dikenal.&#8221;</p>
<p><strong>Pembaca yang luar biasa,</strong><br />
Sebagai makhluk sosial, kita dituntut untuk belajar mencintai kehidupan dan berinteraksi dengan manusia lain di muka bumi ini. Selama kita mampu menempatkan diri, tahu dan mampu menghargai hak-hak orang lain, serta mengerti keberadaan jati diri sendiri di setiap jenjang proses kehidupan, maka kita akan menjadi manusia yang lentur. Dengan begitu, di mana pun kita bergaul dengan manusia lain, akan selalu timbuk kehangatan, kedamaian, dan kegembiraan. Sehingga, kebahagiaan hidup akan muncul secara alami&#8230; luar biasa!</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dededeni.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dededeni.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dededeni.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dededeni.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dededeni.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dededeni.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dededeni.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dededeni.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dededeni.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dededeni.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dededeni.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dededeni.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dededeni.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dededeni.wordpress.com/42/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dededeni.wordpress.com&amp;blog=7158687&amp;post=42&amp;subd=dededeni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dededeni.wordpress.com/2009/05/08/arti-kehidupan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ea6a1f1656c8af96ca380ef6d64cfc4a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">de2deni</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dededeni.files.wordpress.com/2009/05/motivasi.gif?w=122" medium="image">
			<media:title type="html">motivasi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ukhti, Nih Jilbab!</title>
		<link>http://dededeni.wordpress.com/2009/05/06/ukhti-nih-jilbab/</link>
		<comments>http://dededeni.wordpress.com/2009/05/06/ukhti-nih-jilbab/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 May 2009 08:45:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>de2deni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kajian Muslimah]]></category>
		<category><![CDATA[muslimah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dededeni.wordpress.com/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[Hidup ini memang penuh keajaiban. Kadang kita tak menyadari, hidup ini mengalir begitu indah. Keindahan yang kita dapatkan, sering kali membuat kita lupa bersyukur. Rasa syukur memang sebuah hal yang sangat gampang di ucapkan, tapi susah dilaksanakan bila kita tak bisa memaknai apapun. . Rasa syukur untuk sebuah keajaiban merupakan keharusan. Karena hanya Allah yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dededeni.wordpress.com&amp;blog=7158687&amp;post=21&amp;subd=dededeni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://dededeni.files.wordpress.com/2009/05/dededeni1.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-22" title="dededeni" src="http://dededeni.files.wordpress.com/2009/05/dededeni1.jpg?w=84&#038;h=96" alt="dededeni" width="84" height="96" /></a>Hidup ini memang penuh keajaiban. Kadang kita tak menyadari, hidup ini mengalir begitu indah. Keindahan yang kita dapatkan, sering kali membuat kita lupa bersyukur. Rasa syukur memang sebuah hal yang sangat gampang di ucapkan, tapi susah dilaksanakan bila kita tak bisa memaknai apapun. . Rasa syukur untuk sebuah keajaiban merupakan keharusan. Karena hanya Allah yang memegang semua kejadian di dunia ini. Aku pun bersyukur pada Allah, punya tetangga yang punya perhatian lebih dan tak kusangka seringkali tahu apa yang aku butuhkan. Subhanallah!<span id="more-21"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Aku punya seorang kawan sekaligus tetangga. Panggil aja ibu Ais ( nama samaran ). Dia punya sesuatu yang membuat dia beda dari kami, tetangganya. Ibu Ais tidak akan mengenakan pakaian bila, jilbab dan bajunya tidak senada. Dia punya selera keindahan yang sangat baik. “Aku nggak pede bila jilbab dan pakaianku tidak matching.” Ujarnya ketika aku menanyakan tentang pakaiannya selalu sewarna dan seirama. Bila di bandingkan dengan diriku? Maka…he..he…<br />
Konsekuensinya, tentu saja dia harus membeli baju dan jilbab yang senanda. Bila dia membeli jilbab, maka dia akan memikirkan dulu : “Apakah bajunya ada yang sewarna?” Bila tidak, kemungkinan tidak akan dia beli. Atau, jilbab itu akan di beli tapi tak akan di pakai sebelum membeli pasangannya. Istilahnya, jilbabnya waiting list untuk pemakaian. He.. he…</p>
<p style="text-align:justify;">Orangnya enak di ajak ngobrol. Kami sih suka curhat-curhatan. Kadang dia datang di pagi hari ke rumahku, bila lama tak berjumpa. Tentu saja aku melayaninya ngobrol sambil mengerjakan sesuatu di dapur. Saat pagi, bagi ibu rumah tangga adalah jam tersibuk. Begitupula sebaliknya. Yang jadi masalah, kami tidak punya schedule yang sama dalam kegiatan. Saat saya seharian di rumah, maka dia akan full day di luar rumah. Jadi, ketemunya kadang satu bulan sekali. Nggak apa-apa, yang penting SMS saja. Khan silaturahim tetap jalan.</p>
<p style="text-align:justify;">Selain punya seni dalam berpakaian, dia juga mempunyai nilai lebih. Perhatian sama tetangganya, dapat di acungin jempol. Bila ada tetangga yang di rawat di rumah sakit, jarang sekali dia jadi penjenguk terakhir. Seringkali dia penjenguk pertama sekaligus memberi info pada tetangga, ini dapat terjadi karena ibu ini merupakan sosok yang punya banyak sahabat karib. Dibanding aku? He…he..<br />
Aku mengira, “Mungkin dia tahu, bagaimana hak tetangga pada dirinya?”. Karena Rasulullah bersabda :”Setiap Jibril menemuiku, pasti memberitahukan tentang hak tetangga padaku, sampai-sampai aku mengira, tetanggaku akan menerima hak waris.”</p>
<p style="text-align:justify;">Pada tahun 2008 ( aku lupa bulannya ) aku berniat membeli jilbab yang berwarna hitam. Niat itu lama terpendam, karena kesibukan hingga akhirnya niat itu belum terlaksana. Nah, ketika aku memikirkan kembali keinginan membeli jilbab itulah, ibu Ais datang. “Assalamu;Alaikum.” Dia memberi salam, dan langsung masuk lewat pintu samping rumahku. “Nih, ada hadiah untukmu ukhti!” Dia menyerahkan bungkusan. Aku pun membukanya. Ha..? Aku takjub! Sebuah jilbab dan berwarna hitam.<br />
Rupanya dia merasakan jilbabnya ini dalam keadaan nganggur, karena belum ada pakaiannya yang senada. Aku sih bersyukur aja dengan pemberiannya. Kemudian mengatakan : “Sering-sering aja beli, suapaya aku juga dapat bagian!” He…he… ( Mau yang gratis nih ye…)</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah beberapa bulan, kejadian itu sempat terlupakan. Aku pikir itu hal biasa yang terjadi. Jadi nggak ada istimewanya. Hingga…Kejadian yang sama terrulang kembali. Ketika aku merasa jilbab warna hijauku mulai tak layak pakai, maka aku pun merencanakan membeli sebuah jilbab berwarna hijau, setelah suami gajian Hingga setelah suami gajian, aku belum sempat membelinya. Aku pikir sih, nggak penting-penting amat, jadi ntar aja belinya. Kemudian… beberapa hari, “Ukhti, nih jilbab!” Ibu Ais pun datang kembali. Aku merasa senang, karena dia lama nggak mengunjungiku. Kami punya jadwal out door yang berbeda. Kedatangannya dengan sebuah jilbab berwarna hijau, tentu saja membuatku senang. Aku pun bersyukur, ternyata jika rezeki, tak ada seorang pun yang dapat menahannya. Rezekiku mendapat sebuah jilbab sesuai keinginan ternyata dipenuhi oleh Allah melewati tetanggaku ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Bulan lalu, dia datang lagi dan berkata :”Ukhti, nih jilbab!” Rupanya dia datang lagi dengan sebuah jilbab. Warnanya biru gelap, sesuai apa yang aku pikirkan untuk sebuah gamis yang baru aku beli. Aku sangat takjub dengan semua pemberiannya. Pemberian disaat aku membutuhkannya dan saat aku tak menyangka dia tahu apa yang aku butuhkan. Tentu saja ini sebuah peristiwa yang dapat dikatakan “istimewa” bagiku. Apakah Allah menunjukkan padaku, bahwa tetanggaku ini adalah orang yang tepat aku jadikan saudara setingkat dengan saudara kandungku? Tentu saja dengan semua kebaikan dan perhatiannya selama kami bertetangga, membuatku yakin bahwa : “Dia sangat SAYANG padaku!”</p>
<p style="text-align:justify;">Peristiwa yang berulang tiga kali dengan pemberian yang sesuai dengan keinginan, merupakan hal luar biasa bagiku. “Apakah dia punya indera ke enam hingga tahu kebutuhanku?” ataukah “Allah menakdirkan kami untuk selalu sehati, karena do’a Robithah yang sering kami baca?”. Semoga ini adalah awal dari sebuah persaudaraan seiman yang akan berkembang lebih pesat lagi di lingkungan kami. Allahumma Amin.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dededeni.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dededeni.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dededeni.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dededeni.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dededeni.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dededeni.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dededeni.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dededeni.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dededeni.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dededeni.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dededeni.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dededeni.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dededeni.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dededeni.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dededeni.wordpress.com&amp;blog=7158687&amp;post=21&amp;subd=dededeni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dededeni.wordpress.com/2009/05/06/ukhti-nih-jilbab/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ea6a1f1656c8af96ca380ef6d64cfc4a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">de2deni</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dededeni.files.wordpress.com/2009/05/dededeni1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dededeni</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Satu dari Banyak Kesetiaan</title>
		<link>http://dededeni.wordpress.com/2009/05/04/satu-dari-banyak-kesetiaan/</link>
		<comments>http://dededeni.wordpress.com/2009/05/04/satu-dari-banyak-kesetiaan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 May 2009 11:26:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>de2deni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kajian Muslim]]></category>
		<category><![CDATA[KEsetiaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dededeni.wordpress.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[Menikah dengannya adalah pelajaran keikhlasan. Menerimanya disembilan tahun yang lalu adalah sebuah berkah bakti yang kutujukan padaNya. Memenuhi amanah yang tidak hanya menjadi istri baginya tapi juga menjadi ibu bagi anak-anaknya bahkan menjadi manager setia dikehidupan keluarganya adalah sebuah kesyukuran tiada tara. Tak menyesal ketika sampai diakhir hayatnya aku sanggup mendampinginya, karena mendampinginya adalah sebuah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dededeni.wordpress.com&amp;blog=7158687&amp;post=18&amp;subd=dededeni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://dededeni.files.wordpress.com/2009/05/muslimprayer2.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-19" title="MuslimPrayer2" src="http://dededeni.files.wordpress.com/2009/05/muslimprayer2.jpg?w=135&#038;h=90" alt="MuslimPrayer2" width="135" height="90" /></a>Menikah dengannya adalah pelajaran keikhlasan. Menerimanya disembilan tahun yang lalu adalah sebuah berkah bakti yang kutujukan padaNya. Memenuhi amanah yang tidak hanya menjadi istri baginya tapi juga menjadi ibu bagi anak-anaknya bahkan menjadi manager setia dikehidupan keluarganya adalah sebuah kesyukuran tiada tara.</p>
<p style="text-align:justify;">Tak menyesal ketika sampai diakhir hayatnya aku sanggup mendampinginya, karena mendampinginya adalah sebuah hadiah yang luar biasa. Mendampinginya dalam do’a, ikhlas dan kesabaran adalah hadiah terindah yang pernah aku miliki.<span id="more-18"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Penyakit yang ia rasakan seperti merasuk dalam tubuh dan jiwaku. Aktivitas berpindah dari dokter satu ke dokter lainnya, berpindah dari rumah sakit ternama, terkenal sampai tersederhana pernah aku jalani bersama. Aku lakukan dengan satu alasan, bahwa aku ingin bersamanya lebih lama. Walaupun, aku menyadari semua akan kembali berpulang kepadaNya.</p>
<p style="text-align:justify;">Tak lepas do’a dibarisan detikku, tak lepas hapusan airmata yang kuderai dimalam heningku, hanya untuk meminta padaNya, biarkanlah aku merawatnya lebih lama, biarkanlah aku tetap mengusap wajah teduhnya disetiap akhir sujudku, biarkanlah aku mendo’akannya lebih lama hingga dihati ini cuma ada sabar dan sabar, biarkanlah ia merasai rasa bahwa aku masih tetap mencintainya dan aku benar-benar memberi bakti untuk mencintainya. Bilapun bisa, jadikan aku pendamping pertama yang menyaksikan kepergiannya dalam hidup dan senyum terakhirnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Menerimamu dalam sakitmu adalah cara Allah mencintaiku. Menerimamu dalam sakitmu adalah cara Allah memberi pelajaran berharga. Menerimamu dalam sakitmu adalah cara Allah agar aku lebih dekat denganNya. Aku memang bukan wanita sholihah yang sama seperti kisah yang pernah kudengar dari semua Ustadz, ustadzah yang ada di TV ataupun dipengajian yang pernah dan sering aku ikuti. Aku tidak mungkin bisa dibandingkan dengan wanita yang pernah kau ceritakan padaku, tentang wanita yang mampu menjadikan anak-anaknya sebagai seseorang yang terkenal, tapi aku hanya mampu menjadikan anak-anakmu sebagai pengantar do’a khusus untukmu dalam setiap sujud mereka. Aku juga bukan wanita berjilbab rapi seperti yang pernah kau sampaikan padaku ketika kau bertemu keponakan perempuanku disembilan tahun yang lalu. Tapi aku adalah aku, wanita yang belajar mencintaimu disejak menerimamu sebagai pendamping jiwaku. Dan akupun hanya mampu membuktikan baktiku dipendampinganku selama ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Melepasmu diwaktu adzan jum’at itu membuat aku tak pernah percaya. Melepasmu dalam tenang dan teduh wajahmu membuat aku ingin tetap mengusap wajah ramahmu. Melepasmu setelah sembilan tahun kebersamaan adalah tak sanggup aku lakukan. Tapi, apa yang mampu aku lakukan, kecuali aku mengingat bahwa segala sesuatu akan diambil oleh Sang empunya. Apa hakku hingga aku ingin menghalangi, karena aku pun ada yang memiliki dan akupun akan kembali padaNya tanpa aku tahu kapan dan dimana.</p>
<p style="text-align:justify;">Di setiap detik hari inipun aku masih mencatat dengan rapi, bahwa menerima dan melepasmu adalah hadiah terindah. Jikapun setia ini adalah satu dari banyak kesetiaan, maka inilah yang mampu aku lakukan, dan aku berharap inilah hadiah terbaik yang pernah aku berikan untukmu selama mendampingimu hingga keberkahan Allah menjadi lapangan hijau yang penuh kebaikan untuk aku dan anak-anak yang kau amanahkan ditanganku.</p>
<p style="text-align:justify;">Karena diantara semuanya, aku ingin selalu mengungkapkan permintaan hatiku agar dapat selalu mendampingimu.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dededeni.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dededeni.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dededeni.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dededeni.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dededeni.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dededeni.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dededeni.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dededeni.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dededeni.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dededeni.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dededeni.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dededeni.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dededeni.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dededeni.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dededeni.wordpress.com&amp;blog=7158687&amp;post=18&amp;subd=dededeni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dededeni.wordpress.com/2009/05/04/satu-dari-banyak-kesetiaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ea6a1f1656c8af96ca380ef6d64cfc4a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">de2deni</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dededeni.files.wordpress.com/2009/05/muslimprayer2.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">MuslimPrayer2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Zaman Apakah Yang Berlaku Kini?</title>
		<link>http://dededeni.wordpress.com/2009/05/02/zaman-apakah-yang-berlaku-kini/</link>
		<comments>http://dededeni.wordpress.com/2009/05/02/zaman-apakah-yang-berlaku-kini/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 May 2009 01:19:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>de2deni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kajian Muslim]]></category>
		<category><![CDATA[KAjian]]></category>
		<category><![CDATA[Muslim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dededeni.wordpress.com/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[“Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mu’min, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang khusu’, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatanya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut nama Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dededeni.wordpress.com&amp;blog=7158687&amp;post=15&amp;subd=dededeni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><em><a href="http://dededeni.files.wordpress.com/2009/05/anak.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-16" title="anak" src="http://dededeni.files.wordpress.com/2009/05/anak.jpg?w=129&#038;h=92" alt="anak" width="129" height="92" /></a>“Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mu’min, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang khusu’, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatanya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut nama Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar”.</em> (QS. Al-Azhab. 35)<span id="more-15"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Ayat di atas bisa jadi telah menjadi inspirasi banyak perempuan akan persamaan hak dan kewajiban sebagai hamba Allah. Jika laki-laki bebas menuntut ilmu, perempuanpun demikian. Jika laki-laki bisa bekerja mencari rezeki, perempuanpun bisa bekerja mencari rezeki. Hari ini kita melihat banyak perempuan-perempuan yang melanjutkan pendidikannya hingga S2 dan S3 baik di dalam maupun di luar negeri. Banyak juga pos-pos penting dalam sebuah perusahaan yang dikendalikan oleh seorang perempuan. Hampir tidak kita temui lagi sekat antara laki-laki dan perempuan dalam segala urusan, keduanya memiliki kesempatan dan peluang yang sama untuk maju dan berkembang.</p>
<p style="text-align:justify;">Diantara perbedaan yang semakin tipis itu, ada sebuah kenyataan yang tidak bisa dinafikkan oleh apapun bahwa perempuan memiliki peran ganda yang menyebabkan langkahnya dibatasi oleh fitrahnya yaitu hamil, melahirkan, menyusui dan menjadi madrasah pertama dan utama bagi anak-anaknnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya sedang menyelesaikan program doktor ketika saya menikah beberapa tahun lalu. Saat itu boleh dikatakan saya adalah seorang workercholic. Sambil menyusun disertasi saya bekerja kadang sampai malam, bahkan sabtu minggu kalau ada proyek pasti saya “sikat”. Waktu itu saya sendiri, tidak ada suami yang harus saya tunggu untuk disiapkan secangkir teh hangat kala dia pulang bekerja. Tidak ada bayi yang harus disusui dan membutuhkan belaian serta kasih sayang.</p>
<p style="text-align:justify;">Rumusan tentang keluarga dan karir telah saya petakan sedemikian rupa sebelum menikah. Saya berharap rumah tangga saya adalah inspirasi dan cahaya buat masyarakat, sakinah, mawadah dan rahmah. Saya ingin anak-anak saya hari ini adalah pemimpin kelak di zamannya. Untuk cita-cita besar ini ada suatu sikap besar yang harus saya pilih yaitu mendahulukan kepentingan keluarga di atas karier yang terbentang luas. Harganya tentu tidak murah, perlu keikhlasan dan pengorbanan agar harapan saya hari ini menjadi kenyataan hari esok.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya memutuskan berhenti bekerja, pilihan yang tidak populis bagi sebagian orang. Diantara kesibukkan menyelesaikan disertasi suatu tugas penting berhasil saya tunaikan yaitu memberi ASI ekslusif untuk kedua bayi saya. Alhamdulillah kedua anak saya tumbuh dan berkembang di atas anak rata-rata seusia mereka, jarang sekali sakit bahkan si kecil hingga 19 bulan usianya kini belum pernah ke dokter. Sungguh saya bersyukur pada Allah atas karunia ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya bangga melihat perkembangan perempuan hari ini, bisa sekolah tinggi dan bekerja di tempat yang baik. Tapi ada satu hal yang membuat saya sedih, tingginya pendidikan perempuan dan pekerjaan yang mapan menghalanginya menjalankan fitrahnya memberi ASI hingga anak-anaknya berusia 2 tahun. Saya saksikan teman-teman yang juga sedang mengambil doktor dengan berbagai alasan tidak menyusui anaknya. Sering juga saya temui karena alasan pekerjaan seorang ibu tidak menyusui anaknya, bahkan diantaranya ada dokter dan perawat.</p>
<p style="text-align:justify;">Pendidikan yang tinggi dan pekerjaan yang mapan apakah kemajuan atau sebuah kemunduran? Jika seorang ibu menganti ASI-nya dengan susu formula karena alasan sedang melanjutkan pendidikan atau karena bekerja berarti ia telah mengingkari fitrah keperempuanannya, ia telah mengabaikan amanah Allah. Maka tidak heran hari ini kita sering mendengar ada anak yang membangkang kepada orang tuanya, ada anak yang tidak nurut kepada ibu bapaknya, ada anak yang nakal dan prilaku negatif anak lainnya bisa jadi disebabkan karena ibu melawan fitrahnya, ibu tidak menyusui anaknya malah mengantinya dengan susu sapi. Sering juga kita saksikan di rumah sakit, puskesmas penuh dengan anak-anak dengan berbagai macam penyakit. Bisa jadi rentannya mereka terhadap penyakit karena anak-anak kita tidak memiliki daya tahan tubuh yang baik disebabkan sejak bayi sang ibu tidak memberi ASI dengan sempurna.</p>
<p style="text-align:justify;">Ya Allah zaman apakah yang sedang berlaku hari ini? Berilah kesadaran kepada perempuan (setinggi apapun pendidikan dan kariernya) bahwa memberi ASI adalah kewajibannya bagaimanapun kondisinya.</p>
<p style="text-align:justify;">Yuuuu beri anak-anak kita ASI ekslusif hingga 6 bulan dan lanjutkan hingga 2 tahun.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dededeni.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dededeni.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dededeni.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dededeni.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dededeni.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dededeni.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dededeni.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dededeni.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dededeni.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dededeni.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dededeni.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dededeni.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dededeni.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dededeni.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dededeni.wordpress.com&amp;blog=7158687&amp;post=15&amp;subd=dededeni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dededeni.wordpress.com/2009/05/02/zaman-apakah-yang-berlaku-kini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ea6a1f1656c8af96ca380ef6d64cfc4a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">de2deni</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dededeni.files.wordpress.com/2009/05/anak.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">anak</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hari Ini, Mungkin Kita Ada Dalam Daftarnya</title>
		<link>http://dededeni.wordpress.com/2009/05/01/hari-ini-mungkin-kita-ada-dalam-daftarnya/</link>
		<comments>http://dededeni.wordpress.com/2009/05/01/hari-ini-mungkin-kita-ada-dalam-daftarnya/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 May 2009 08:00:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>de2deni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Muhasabah]]></category>
		<category><![CDATA[KAjian]]></category>
		<category><![CDATA[maut]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dededeni.wordpress.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin diantara kita ada yang sudah ditinggalkan oleh orang-orang yang kita cintai. Ditinggalkan oleh istri, anak, saudara, teman, sahabat bahkan orang tua kita untuk selama-lamanya. Mereka telah di panggil oleh Allah SWT yang Maha Pencipta, yang telah memberikan nikmat hidup dan menentukan jatah hidup di dunia bagi tiap-tiap hamba-Nya. Tak perlu berlama-lama kita dalam kesedihan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dededeni.wordpress.com&amp;blog=7158687&amp;post=10&amp;subd=dededeni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://dededeni.files.wordpress.com/2009/05/dededeni.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-11" title="dededeni" src="http://dededeni.files.wordpress.com/2009/05/dededeni.jpg?w=90&#038;h=136" alt="dededeni" width="90" height="136" /></a>Mungkin diantara kita ada yang sudah ditinggalkan oleh orang-orang yang kita cintai. Ditinggalkan oleh istri, anak, saudara, teman, sahabat bahkan orang tua kita untuk selama-lamanya. Mereka telah di panggil oleh Allah SWT yang Maha Pencipta, yang telah memberikan nikmat hidup dan menentukan jatah hidup di dunia bagi tiap-tiap hamba-Nya. Tak perlu berlama-lama kita dalam kesedihan karenanya. Jadikan itu sebagai nasehat kauniyah kepada diri kita, bahwa tiap-tiap jiwa yang bernyawa akan merasakan mati.<span id="more-10"></span></p>
<p style="text-align:justify;">“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam syurga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.” (Qs. Ali ’Imraan:185)</p>
<p style="text-align:justify;">Tak ada yang kekal di dunia ini, semua bersifat fana. Orang-orang yang kita cintai, harta, tahta, semua yang kita miliki semua fana tak ada yang abadi. Hanya ada dua perkara di dunia ini, ditinggalkan atau meninggalkan. Istri, anak, saudara, teman, sahabat bahkan orang tua kita, bisa kita yang ditinggalkan terlebih dahulu oleh mereka atau kita yang meninggalkan mereka terlebih dahulu. Tinggal menunggu ketetapan Allah SWT atas tiap-tiap diri kita.</p>
<p style="text-align:justify;">Begitupun harta, tahta, atau semua yang kita miliki, bisa kita yang ditinggalkannya lebih dahulu atau kita yang meninggalkannya lebih dahulu. Ditinggalkannya lebih dahulu karena harta, tahta, atau semua yang kita miliki adalah cuma titipan yang diamanahkan Allah SWT kepada kita. Sewaktu-waktu Allah SWT bisa saja mengambilnya kembali dari kita. Mengambilnya dengan bangkrutnya usaha kita, terkena PHK dari pekerjaan, diberikan ujian sakit yang membutuhkan biaya banyak, atau dengan hal-hal yang lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Atau kita yang meninggalkan semuanya itu lebih dahulu, karena memang jatah hidup kita di dunia yang fana ini sudah berakhir. Semua yang kita miliki tidak ada satupun yang dapat kita bawa, kecuali amal baik dan amal buruk yang telah kita lakukan selama hidup di dunia. Semuanya itu seberat apapun amal baik dan amal buruk yang kita bawa akan diminta pertanggungjawabannya kelak di yaumul hisab.</p>
<p style="text-align:justify;">”Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula.” (Qs. Al Zalzalah:7-8)</p>
<p style="text-align:justify;">Niatkanlah setiap langkah hidup kita hanya untuk mencari keridhaan-Nya. Mensyukuri nikmat hidup yang telah diberikan Allah SWT kepada kita untuk senantiasa beribadah kepada-Nya. Tentunya kita semua menginginkan ketika meninggalkan dunia ini dalam keadaan Khusnul khatimah.</p>
<p style="text-align:justify;">Bila Izrail datang memanggil<br />
Jasad terbujur di pembaringan<br />
Seluruh tubuh akan menggigil<br />
Sekujur badan kan kedinginan</p>
<p style="text-align:justify;">Gambaran dari syair nasyid tersebut adalah keadaan pada saat akan datangnya sakaratul maut, tetapi ketika sakaratul maut itu sudah waktunya, takkan terbayangkan dahsyat rasa sakitnya, seperti yang pernah disabdakan oleh Rasulullah SAW:</p>
<p style="text-align:justify;">“Sakaratul maut itu sakitnya sama dengan tusukan tiga ratus pedang.” (HR. Tirmidzi)</p>
<p style="text-align:justify;">“Kematian yang paling ringan ibarat sebatang pohon penuh duri yang menancap di selembar kain sutera. Apakah batang pohon duri itu dapat diambil tanpa membawa serta bagian kain sutera yang tersobek?” (HR. Bukhari)</p>
<p style="text-align:justify;">Begitulah dahsyatnya sakaratul maut, yang bisa datang kepada kita kapan saja dan dimana saja, ketika kita sedang berbaring, ketika kita sedang berdiri, ketika kita sedang melakukan ibadah kepada-Nya atau bahkan ketika kita sedang melakukan maksiat kepada-Nya, Naudzubillahi min dzalik&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">Hari ini, mungkin kita ada dalam daftarnya malaikat Izrail, ketika Allah SWT memerintahkannya maka detik itu juga malaikat izrail beraksi melaksanakan tugasnya.</p>
<p style="text-align:justify;">“Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila telah datang waktu kematiannya….”(Al Munafiqun:11)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dededeni.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dededeni.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dededeni.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dededeni.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dededeni.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dededeni.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dededeni.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dededeni.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dededeni.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dededeni.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dededeni.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dededeni.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dededeni.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dededeni.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dededeni.wordpress.com&amp;blog=7158687&amp;post=10&amp;subd=dededeni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dededeni.wordpress.com/2009/05/01/hari-ini-mungkin-kita-ada-dalam-daftarnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ea6a1f1656c8af96ca380ef6d64cfc4a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">de2deni</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dededeni.files.wordpress.com/2009/05/dededeni.jpg?w=100" medium="image">
			<media:title type="html">dededeni</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
